Thursday, 12 May 2016

FIRST POST!

Katanya, "tak kenal maka tak sayang".

Jadi post pertama ini saya dedikasikan untuk memperkenalkan diri. Singkatnya, saya itu :

Bia. 25 yos. Happily married to her highschool sweetheart. Bhayangkari. Stay in Bali. Love to travel, eat & read. Interested in skin care.
This is ME :p

Panjang lebarnya..

Nama lengkap saya Nabila Putri Karimah, namun sejak kecil saya biasa dipanggil Bia. Sejak lahir hingga lulus di tahun 2013 menjadi sarjana teknik lulusan Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung, saya tinggal di Bandung (kurang lebih 23 tahun). Ya, Bandung yang itu. Bandung yang selalu jadi kota favorit semua orang, Bandung yang selalu akan jadi "rumah" kemana pun saya merantau nantinya. Yang jelas, selain keluarga, sebagai tukang makan hal yang paling akan saya kangenin dari Bandung adalah melimpahruahnya opsi kuliner yang super yummy. Kalau mau dibawa ke titik ekstrim, Bandung itu kota dimana abang siomay gerobak yang random saya panggil di pinggir jalan pun rasanya pasti akan enak.

The famous Martabak Pandan Jagung Keju dari Martabak Nikmat Andir Bandung

Pempek Rama, pempek legendaris di Bandung
Di awal tahun 2014, alhamdulillah saya diterima bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Pekerjaan saya yang baru ini mengharuskan saya untuk beranjak dari Bandung dan menetap di Jakarta. Awalnya saya merasa cemas, pikiran-pikiran seperti "bisa survive ga yah di Jakarta?" atau "bakal homesick ga yah?" selalu melintas dan tanpa disadari saya ternyata menikmati bekerja di Jakarta. Apalagi lingkungan kerja saya yang sangat sangat sangat baik dan sudah saya anggap seperti keluarga.

Device Bundling Family

Setelah berkarir selama 2 tahun, awal 2016 kemarin saya memutuskan untuk resign dengan berat hati. Berat karena saya tahu, bahwa akan sangat sulit untuk menemukan pekerjaan yang bisa membuat saya se-betah itu, se-nyaman itu. Tapi hidup itu memang tentang pilihan, kan?

Last day at office
Saya memutuskan untuk berhenti bekerja bukan tanpa alasan kuat.

Di bulan Desember 2015, saya melangsungkan pernikahan dengan highschool sweetheart saya setelah berpacaran kurang lebih 8 tahun. Suami saya ini seorang polisi dan berdinas di Bali. Dengan kondisi ini, saya harus memilih antara: 1) Resign dan ikut menetap bersama suami di Bali, atau 2) Hubungan jarak jauh dengan suami dan tetap bekerja di Jakarta. Masing-masing pilihan jelas ada konsekuensinya. Dan pada akhirnya saya memilih opsi pertama, dengan keyakinan bahwa family comes first dan rezeki tidak akan tertukar; percaya bahwa tidak perlu khawatir akan finansial karena Allah akan memberikan jalan lainnya, insya Allah. Opsi kedua sih saya memang tidak terlalu tertarik, karena saya sudah lelah akan LDR yang sudah kami jalani 6 tahun (4 tahun saat suami sekolah di Akademi Kepolisian dan 2 tahun saat suami mulai dinas di Bali) :p

Akad nikah, 12 Desember 2015
Upacara Tradisi Pedang Pora, 12 Desember 2015

Pemasangan Cincin pada Upacara Tradisi Pedang Pora
Jadi disinilah saya..

Memutuskan untuk membuat blog, yang saya niatkan menjadi media untuk menceritakan kehidupan baru saya di Bali. Sebenarnya saya sudah berkeinginan membuat blog sejak dulu, namun rasanya sulit untuk menyisihkan waktu untuk menulis di tengah-tengah rutinitas yang padat, baik dalam bekerja maupun persiapan pernikahan beberapa bulan yang lalu. Nah, sekarang bisa dibilang saya officially free dan bisa mulai rutin menulis.

Di blog ini saya akan menceritakan pengalaman kuliner dan kunjungan ke tempat menarik di Bali, skin care routine, make up, curahan hati, or even my random thought. 

So, let me fill the pages. Hope you all enjoy my writing!

P.S : Selain melalui komen blog, kalian bisa kontak saya melalui : 

6 comments:

  1. Love your blog & miss you kesayanganku 😘😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Chachaaaaaaa, miss you more mba ku sayaaang :) Kapan main ke Bali mba, ditunggu yaaa hihi nanti bia sambut pake karpet merah :D

      Delete
  2. Gak sengaja BW dan nemu blog keren ini. Sama2 nikah bulan desember 2015. Bedanya smp saat ini saya belum berani resign jadi saya dan suami sudah 1 tahun ini LDR (kalo ditambah dgn masa pacaran ya 11 tahun LDR). Saya nunggu postingan terbaru mbak Bia. Salam dari malang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mba riaaa, salam kenal ya :))
      Wah sama yaa nikahnya des '15 jg.. toss! hehehe. keren bgt mba, klo aku kmrn udh ga sanggup kynya klo mesti LDR lg.. semangat ya mba ria!

      Delete