Friday, 10 June 2016

A VISIT TO THE BLANCO RENAISSANCE MUSEUM



"Art washes away from the soul the dust of everyday life.” - Pablo Picasso 
Enam bulan hidup di Bali yang terkenal akan authentic art-nya, saya belum juga mengunjungi museum atau galeri Bali. Biasanya weekend saya dan suami habiskan di rumah, cafe, mall atau bioskop. Anything but museum pokoknya. Nah, maka dari itu saya dan suami memutuskan untuk spending weekend dengan cara yang berbeda yaitu ke museum. Harapannya bisa pulang dengan pengetahuan baru dan hati senang (karena tidak perlu desak-desakan di mall :p).

Setelah melakukan riset di trip advisor, saya dan suami memilih untuk berkunjung ke museum yang jadi salah satu favorit turis Bali, The Blanco Reneissance Museum. Untuk dapat masuk kesini, kami hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 30.000/orang. Sangat worthed jika dibandingkan dengan experience yang kami dapatkan.

Saat memasuki kawasan museum, kami disambut oleh pegawai museum yang menawarkan untuk berfoto dengan burung-burung yang cantik dan warna-warni. Sayangnya saya tidak berani, jadi saya kali itu hanya bertugas untuk foto-foto Sony yang girang dan excited. Sebenarnya saya tidak perlu takut, karena burung-burung tersebut sudah terlatih dan tidak akan mematuk. Yah, maybe next time :D



Setelah puas berfoto dengan burung, kami melanjutkan untuk masuk ke galeri lukisan. Galeri lukisan terdiri dari dua lantai yang diisi dengan karya-karya Don Antonio Blanco selama hidupnya. Saya menikmati tur lukisannya, walaupun jujur saya tidak terlalu memahami esensi dari setiap lukisan tersebut sih hahaha.

Patung penari yang berada di bagian luar galeri lukisan
Di dalam galeri, pengunjung tidak diperkenankan untuk mengambil foto, jadi bagi pengunjung yang senang foto-foto seperti saya harus puas untuk mengambil gambar di luar kawasan galeri. Tidak perlu kecewa, karena museum ini secara keseluruhan sangat fotogenik kok.







Setelah selesai tour de gallery, kami memasuki shop yang menjual barang-barang antik. Disini juga terdapat photobooth, dimana pengunjung bisa bergaya ala-ala pelukis. Seruuu. Karena jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, tur kami pun harus diakhiri karena museum akan segera ditutup.





Pengalaman ke museum ini membuat saya semangat untuk mencoba berkunjung ke museum-museum lainnya. Next rencananya sih ingin ke Agung Rai Art Museum (ARMA) atau Neka Art Museum. Tunggu ulasan kunjungan museum lainnya yaa :)

_

The Blanco Renaissance Museum
Jl. Raya Penestanan, Ubud, Bali
Telp. : (0361) 975502
Jam buka : 09.00 - 17.00 

No comments:

Post a Comment