Tuesday, 22 November 2016

TRAVELLING AROUND BALI WITH UBERTRIP


BALI. Who doesn't love Bali?

Sudah sebelas bulan saya tinggal disini. Awalnya sebelum pindah, saat saya masih di Bandung, saya pikir nanti saya akan homesick, susah cari makanan enak, kegerahan; pokoknya saya khawatir saya akan sulit untuk betah. Kenyataannya? Salah besaaaar!

Di Bali ini terlalu banyak "distraksi" sehingga saya tidak sempat ada waktu untuk homesick. Distraksi-distraksi itu berupa tempat wisata, cafe lucu, kuliner super enak dan view indah di setiap sudut pulau. Terlalu banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk jalan-jalan hehehe. Saya yang sudah hampir setahun ini masih takjub dan bersyukur bisa diberi kesempatan untuk tinggal dan menjelajahi Pulau Dewata ini.

Pada akhirnya saya harus mengakui kalau saya sangat betah tinggal di Bali! :)

Menikmati sunset bersama suami di La Plancha, Seminyak
Di tengah kesibukannya, suami saya masih sempat bikin istrinya happy dengan mengajak jalan-jalan. Tidak setiap minggu, tapi dalam satu bulan pasti disempatkan walaupun satu kali. Dipikir-pikir baik banget deh suamiku ini, apalagi kalau mengingat dulu masih tinggal di Karangasem yang mana jaraknya dua jam dari kota Denpasar. Lumayan jauh. Jauh banget malah kalau untuk ukuran pulau kecil seperti Bali ini. 

Saat masih di Karangasem, biasanya kami jalan-jalan di sekitaran Karangasem saja atau Gianyar ke kota sebelah (kecuali kalau suami moodnya sedang bagus banget, kami bisa jalan-jalan ke daerah Seminyak atau Canggu). Hehe. Dari semua wilayah wisata, saya paling betah kalau di Ubud. Setiap ke Ubud, saya merasa mendapatkan pengalaman berbeda dibandingkan dengan daerah super ramai seperti Seminyak. Pilihan wisata disana lain daripada yang lain; misalnya ke Bukit Tjampuhan atau The Blanco Museum.

Suami girang foto bersama burung-burung cantik di The Blanco Museum, Ubud
Snack sore di La Laguna, Canggu


Setelah sebelas bulan, percaya gak percaya, berat badan saya sudah naik 4 kg hahaha banyak yah. Saya terlalu bahagia karena disini banyak sekali makanan enak. Mulai dari masakan tradisional seperti blayag dan sate lilit, maupun masakan western yang disediakan di berbagai restaurant disini.

Salah satu hal yang sangat saya senang selama tinggal disini adalah saya gak kesepian, karena banyak teman dan kerabat yang liburan sekaligus mengunjungi saya disini. Hampir setiap bulan ada saja yang datang dan mengajak saya untuk numpang liburan dengan mereka hehehe. Biasanya yang datang itu saudara yang sedang refreshing, teman yang perjalanan dinas, atau bahkan sahabat yang escape dari rutinitas di kota besar.


Ngopi sore di Revolver Espresso dengan para sahabat saya yang sedang "sweet escape" :)
Sebagian teman atau kerabat sudah merencanakan itinerary mereka selama di Bali dari jauh-jauh hari; mulai dari penginapan, list tempat yang akan dikunjungi, sewa mobil, dan sebagainya. Namun ada juga lho yang datang dengan  impulsif; baru cari hotel di H-1 dan belum membayangkan besok-besoknya jalan kesana kemari dengan transport apa. Saya pribadi sebenarnya sangat sangat senang hati dan berkenan untuk menemani jalan kemanapun, tapi sayangnya saya belum lancar menyetir :( Padahal mobil seringkali nganggur karena akhir-akhir ini suami saya cenderung lebih senang bepergian menggunakan motor (males kena macet, katanya).

Di Bali memang pilihan transportasi umumnya lebih sedikit dibandingkan kota besar seperti Bandung atau Jakarta. Disini tidak banyak angkot (bahkan hampir tidak ada) apalagi busway. Ada taksi, tapi argonya lumayan mencekik. Mau tidak mau, warga harus menggunakan kendaraan pribadi kemanapun pergi dan para turis pun mesti sewa mobil. 

Untuk sewa mobil pun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan; harga sewa, supir, bensin berapa, dan lain-lain. Kadang ada juga yang malas nyetir karena ingin menikmati perjalanan. 
__

Beberapa hari yang lalu, tepatnya 16 November 2016, Uber meluncurkan servis terbarunya yaitu UberTRIP. UberTRIP yang diresmikan ini pertama kali di dunia lho. Wooow. Bali dipilih karena banyaknya request dari pengguna yang menyewa UberX untuk berkeliling Bali dengan waktu yang panjang. Request ini mayoritas berasal dari wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. FYI, wisatawan luar negeri ini berasal dari 71 negara yang berbeda lho.

Apa sih UberTRIP?


UberTRIP adalah layanan baru yang akan memberikan kita kesempatan untuk memesan perjalanan mulai dari 5 hingga 10 jam dengan sentuhan satu jari saja. Kita bebas menjelajahi Pulau Bali, tanpa memikirkan jarak maupun jumlah pemberhentian. UberTRIP merupakan solusi bagi para wisatawan di Bali, sehingga dapat dengan mudah dan nyaman berkendara di Bali. 

Cara pesannya bagaimana?

  • Dengan aplikasi lama : pilih UberTRIP, atur lokasi penjemputan, ketik tujuan pertama, lalu pesan.
  • Dengan aplikasi baru : atur tujuan pertama, pilih UberTRIP, ketik lokasi penjemputan, lalu pesan.
Setelah dijemput, mitra pengemudi UberTRIP akan mengajak kita keliling Bali. Tentunya dengan tujuan-tujuan yang telah kita tentukan sebelumnya. Misalnya ingin lunch di Seminyak, lalu ingin ke gallery lukisan di Ubud, kemudian belanja di Sukawati. Pokoknya kita bisa ekspor Bali sesuka hati dalam kurun waktu 5-10 jam itu. Seru banget yaaa :)

Biaya UberTRIP ini terjangkau, hanya Rp 300.000 (untuk perjalanan 5 jam pertama) dan selanjutnya akan dicharge Rp 1.000 per menitnya sampai jam ke-10.


UberTRIP ini jadi jawaban dari segala kebimbangan teman-teman yang berencana liburan di Bali. Gak perlu pusing memikirkan transportasi jalan-jalan; gak usah tunjuk-tunjukan siapa yang harus menyetir; dan juga gak repot splitting bill bensin. Semuanya sudah tersedia in full package, komplit. Kita hanya perlu duduk manis dan menentukan tujuan yang diinginkan.

Sekarang travelling keliling Bali jadi lebih mudah. Kalau nanti ada teman-teman yang berencana ke Bali, akan saya ajak mencoba UberTRIP ini ah hehe.

Jadi bagaimana, ada yang berencana untuk jalan-jalan di Bali dengan UberTRIP? Yuk!

9 comments:

  1. Benar bgt Bia, UberTRIP sepertinya bakal ngebantu bgt terutama pas ga dapat rental mobil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbaa, kmrn aku udh coba pas ada saudaraku kesinii dan jadinya ga ribet mau sewa mobil. :)

      Delete
  2. Mampir kemari segeerr benerr salah fokus Ibu Bhyangkari terlalu ayuuuuuuu ;*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehehehe mba ayuuuuu, gombal gini lg pengen apa nihhh mba? :*

      Delete
  3. Balii?ah, belum kesampaian liburan ke Bali. Noted Mba,kalau sudah ada Uber mau keliling Bali jadi mudah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba ety, betul sekali mba jdnya mudah nih jalan jalan dgn UberTrip.. Ditunggu di Bali mbaaa :))

      Delete
  4. Iya bener, Bali lebih butuh Uber Trip kayanya, jadi bisa asyik kesana-kemari. Tanpa harus repot pesen-pesen lagi

    ReplyDelete
  5. wah, jadi kita sepaket ya mba, ada pemandunya juga mang sopirnya sekalian bisa jalan-jalan juga.hehe

    ReplyDelete
  6. ubertrip memudahkan sekali untuk perjalanan di bali ya kak..

    ReplyDelete