Sunday, 23 September 2018

BABY CLASS, YES OR NO?


Penasaran. Trend kelas untuk bayi alias baby class ini membuat saya sangat penasaran. Rasanya ingin tahu.. Semenarik apa dan manfaat apa sih yang akan didapatkan si bayi dari setiap sesinya? Tak bisa dipungkiri yah kalau media sosial punya peran penting dalam menjadikan baby class ini tempting. At least bagi saya, karena semua rasa penasaran yang saya alami ini berawal dari kabita melihat banyak teman-teman dengan anak seumuran Shakeil  mengikuti kelas untuk bayi. Kok sepertinya seru sekali.

Saya menceritakan inisiatif saya mengajak Shakeil untuk mengikuti baby class kepada suami. Suami saya setuju saja, asal memang benar berdampak baik untuk si bayi. Maka dari itu.. Sejak Shakeil menginjak usia 6 bulan, saya langsung cari info terkait baby class di Bali. 

Pencarian baby class di Bali via Google dan Instagram tidak membuahkan banyak hasil. Hanya ada satu sekolah yang menarik perhatian saya yaitu The Garden Early Learning Centre. 

Saya menunjukkan akun instagram dari The Garden kepada suami, dia menganggukan kepala yang mana artinya IYA. Yes! Haha. Kami sepakat untuk mengajak Shakeil kesana. Excited! Harap-harap cemas; berdoa semoga anak bayiku suka hehe.

The Garden Early Learning Centre menawarkan kelas untuk orang tua dan bayi berusia 6-18 bulan setiap hari Senin, Selasa dan Kamis. Kelasnya bisa diikuti per kedatangan dengan biaya IDR 150.000. Jadi bagi yang sedang berlibur dan ingin mengisi waktu dengan kegiatan bersama bayi, bisa banget ikutan. Tinggal hubungi reservasi The Garden via telpon atau DM instagram.

Baby class di The Garden ini berdurasi satu jam dan diisi dengan hal menarik seperti sensory play dan menyanyi. Aktivitasnya berupa belajar sambil bermain. Intinya sih seru-seruan saja, tidak ada target apa-apa. Yang penting anak bayi dan orang tuanya happy!

Pada kunjungan pertama saya mengajak suami ikut serta. Tujuannya supaya suami turut terlibat dan melihat secara langsung anaknya yang sudah mulai sekolah. Sekolah-sekolahan sih, tapi tetep aja kan judulnya sekolah? (maksa!) Anak bayiku sudah besaaaar! Mamak mellow..

Painting class
Kelas bayi di The Garden Early Learning Centre dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi indoor dan sesi outdoor. 

Sesi indoor diisi dengan storytelling singkat, menyanyi serta games sederhana. Contoh permainannya diantaranya bermain parasut warna-warni dan estafet boneka. Simpel tapi seru! Yang membuat seru sih melihat ekspresi wajah para bayi yang amazed melihat parasut warna-warni dikibarkan. Super gemes! Priceless.

Kegiatan di dalam kelas ini inspires me a lot! Walaupun saya sering mengajak Shakeil bernyanyi di rumah, saya sadar kalau sepertinya saya masih kurang ekspresif. Berbeda dengan miss di kelas yang bisa mengemas lagu "Wheels on The Bus" menjadi sangat menarik. Disini saya belajar untuk tidak pelit memberikan ekspresi-ekspresi wajah saat bermain dengan Shakeil. Tak lupa, gestur tangan dan gerak tubuh pun sebisa mungkin dialokasikan dengan baik di setiap baris lagunya. 

Sesi outdoor jelas gak kalah seru. Apa coba isi kegiatannya? 

Tebak! Ah pasti bisa ketebak yah, wong saya menjabarkannya dalam dua foto pertama di postingan ini hehe. 

Sesi outdoor diisi oleh aktvitas sensori seperti kelas melukis, mandi busa, dan sebagainya. Seru untuk Shakeil dan tentu seru untuk maminya yang ikut heboh plus riweuh hahaha. Pada kunjungan pertama, kelas berisikan kegiatan melukis dengan cat warna dan mandi busa. Di kunjungan kedua, (masih) melukis dan memandikan boneka bayi. Saya sampai ikut terbawa excited melihat anak bayi happy main cat warna-warni.


Bathe the baby!
Dari dua kunjungan ke The Garden Early Learning Centre, it's safe to say that Shakeil was enjoying those activities on his class. Terutama sensory play yang melibatkan basah-basahan. Jelas sekali terlihat kalau dia hobi main air!

Satu hal yang tak luput dari pengamatan saya, di baby class ini Shakeil berkomunikasi dengan teman-teman bayinya. Bukan ngobrol sih (ya iya dong ah), tapi terpantau kalau dia bertukar kontak mata dengan bayi lain. Atau sekedar colak-colek lucu. Iya, anakku ini beberapa kali kepergok colek teman sebelahnya dengan muka penasaran. Kebetulan teman sebelahnya ini selalu blond baby girl yang memang gemesin. Bisa ae deh kamu, De! Hahaha. Eits tenang, anakku bukan genit kok. Dia memang selalu senang setiap kali bertemu dengan teman seusianya hehehe. 

Bubble bath
___

Kalau ditanya apakah baby class ini bermanfaat, personally i would answer YES! Terasa sekali kalau kelas-kelas ini bermanfaat untuk :
  • Sarana sosialisasi. Gaya banget sih anak bayi! Hahaha but yes, menurutku ini penting sekali yah. Semakin sering Shakeil bertemu dengan orang banyak, terutama teman seumuran; (harapannya) semakin luwes pula dia saat berada di keramaian. Saya mengusahakan agar Shakeil tidak canggung apalagi takut saat bertemu dengan orang lain. Gak perlu langsung nemplok gitu, tapi paling tidak dia gak senewen. Jadi anak yang ramah dan menyejukan hati orang-orang :)
  • Melatih sensoriDi kelas bayi ini, setiap bayi dilatih hal-hal sensorik seperti penglihatan, sentuhan dan penciuman. Semuanya dikemas dalam kegiatan yang menarik dan menyenangkan untuk para bayi. Misalnya pada kelas melukis kemarin, para bayi dihadapkan pada kertas, cat warna serta dedaunan sebagai pengganti kuas. Disitu bayi dapat merasakan tekstur cat, mencium aroma daun, serta melihat warna-warni kontras dari cat. 
  • Brighten up baby's mood. Baby class made him happy! Bernyanyi bersama, tepuk tangan dengan riang, main air sepuasnya. Shakeil sangat menikmati seluruh rangkaian baby class di The Garden ini. Namun buibu, menurut saya tetap penting ya untuk melihat mood awal bayi. Sebaiknya kita tidak memaksakan bayi yang sedang bad mood untuk mengikuti kelas bayi. Ajak dia bercanda atau beri makanan kesukaannya dulu untuk memulihkan suasana hati yang sedang kurang bagus sebelum memulai kelas. Kita sebagai dewasa pun belum tentu mau kan dipaksa nyanyi-nyanyi dan melukis saat sedang bete. Hehe.
  • Media belajar bagi orang tua. Yup. Saya merasa kalau baby class ini bukan hanya tempat anak bayi belajar, tapi juga menjadi ajang saya untuk belajar. Saya melihat bahwa terdapat stimulasi untuk bayi yang belum pernah saya lakukan. Dengan mengikuti baby class, saya  terinspirasi untuk mempraktekannya di rumah. Secara tidak langsung, saya dituntut untuk menjadi lebih kreatif.

___

Baby class memang seru dan menyenangkan, tapi ini bukan suatu kewajiban. Semua kembali ke pilihan para orang tua. Kalau saya sih ikutan karena memang senang dan tertarik sekali. Selain itu rasanya seru deh ikut bermain dengan para bayi gemas! Hehe.

Ada yang pernah ikut serta pada baby class? Share ceritanya yuk di kolom komentar :)

The Garden Early Learning Centre
Jl. Raya Semat No.18A, Canggu, Bali
Telp. 085857222941
Instagram : @thegardenbali

___

P.S. Sebenarnya saya sempat maju mundur untuk post tulisan ini. Kenapa? Melalui postingan ini, akan banyak yang tahu lokasi baby class Shakeil. Secara keamanan memang cukup berisiko. Hanya saja.. Saya sangat ingin berbagi. Saya termasuk seorang ibu yang kesusahan saat mencari informasi baby class di Bali. Saya berharap tulisan ini akan sedikit membantu para ibu lain yang sedang mencari tahu terkait baby class, khususnya di Bali. Semoga bermanfaat bagi yang membaca. Dan semoga saya & Shakeil pun selalu dilindungi Allah. Dijauhkan dari orang-orang yang berniat jahat. Amin ya rabbal alamin!

No comments:

Post a Comment